Ciri Ciri Pelek Asli

Ciri ciri pelek asli – Jika anda memiliki sebuah kendaraan, anda pasti akan merwatnya dengan baik jika anda ingin memiliki kendaraan yang berumur panjang. Anda pasti akan memperhatikan semua suku cadang yang akan digunakan, dan semuanya akan anda berikan yang terbaik. Jika memang begitu, apakah anda sudah tahu bagaimana  ciri ciri pelek asli dan mana yang palsu.

Ciri Ciri Pelek Asli

Ciri Ciri Pelek Asli - otogrezz

Karena saat ini semakin banyak sekali pelek palsu yang hampir mirip dengan kualitas aslinya. Dan jelas kualitas yang diberikan juga sangat berbeda, sekalipun bentuknya hampir menyerupai. Bukan hanya kualitas saja,  jika anda amati pelek asli dengan pelek yang palsu akan berbeda, jika dipelek asli ada lubang dan pelek palsu tidak ada lubang. Itu yang paling jelas terlihat ketika anda membedakan pelek asli dan juga pelek palsu. Berikut ini akan kami berikan, beberapa ciri ciri pelek asli untuk anda.

  1. Jika anda lihat lagi, ada lubang ditengah pelek, ini dikarenakan pelek pesanan ATPM punya komposisi yang bagus jadi tetap kuat walaupun dilubangi. Lubang tersebut bertujuan agar pelek lebih ringan, jika pelek bukan pelek asli maka beratnya akan ada keran konstruksi yang full tanpa lubang dan juga karean bahan komositnya kurang bagus.
  2. Kemudian di pelek yang asli, ada identitas pelek tersebut sampai pabrikan yang pesan semacam tulisan “Yamaha” dan “Enkei” di pelek Jupiter MX misalnya.
  3. Yang ketiga, biasanya rumah leher tersbut dari bahan aluminium kalau merek abal – abal biasanya dibuat dari baha, tujuaannya biar kuat karena bahan dan proses finishing belum sempurna. Ini juga membuat bobot pelek bertambah.

Sekian informasi yang kami berikan mengenai ciri ciri pelek asli. Semoga dengan ini anda bisa membedakan antara pelek asli dan pelek palsu, sehingga anda sudah bisa memberikan yang terbaik untuk kendaraan motor anda dan bisa merawatnya dengan baik. Jika anda bisa merewat kendaraan motor anda dengan baik, maka kendaraan anda akan mempunyai umur yang panjang dan kenyamanan saat ditunggangi.

Baca juga : Kapan Saatnya Mengganti Oli Motor…?